Workshop Perakitan dan Pemanfaatan Pemancar Mini Radio FM sebagai Media Pembelajaran bagi Siswa SMK Taruna 2 Padang

Penulis

  • Afrizal Yuhanef Politeknik Negeri Padang
  • Herry Setiawan Politeknik Negeri Padang
  • Uzma Septima Politeknik Negeri Padang
  • Nasrul Politeknik Negeri Padang
  • Reski Yulian Fauzan Politeknik Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.62671/jp3l.v3i1.83

Kata Kunci:

FM, Transmisi, Radio, Telekomukasi, Perakitan dan Modifikasi Perangkat Elektronik

Abstrak

Perkembangan teknologi komunikasi yang pesat menuntut peningkatan keterampilan dalam

bidang elektronika dan telekomunikasi, khususnya bagi siswa SMK. Salah satu aspek penting dalam bidang ini adalah sistem pemancar radio FM yang memiliki berbagai aplikasi dalam komunikasi. SMK Taruna 2 Padang sebagai institusi pendidikan kejuruan bertanggung jawab membekali siswa dengan keterampilan praktis yang relevan. Namun, keterbatasan fasilitas dan pemahaman teknis menjadi kendala dalam penguasaan teknologi pemancar mini radio FM. Oleh karena itu, diperlukan program pelatihan yang dapat meningkatkan kreativitas dan keterampilan siswa dalam bidang ini.

Workshop ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam serta keterampilan praktis dalam perakitan dan pemanfaatan pemancar mini radio FM. Pelaksanaan workshop terdiri dari beberapa tahapan utama, yaitu tahap persiapan yang mencakup penyusunan materi pelatihan dan pengadaan alat, tahap pelaksanaan yang meliputi sesi teori, praktik perakitan, serta uji coba perangkat, dan tahap evaluasi serta dokumentasi untuk mengukur efektivitas pelatihan. Diharapkan melalui kegiatan ini, siswa dapat memahami prinsip kerja pemancar radio FM, meningkatkan kreativitas dalam perakitan perangkat elektronik, serta menumbuhkan jiwa inovatif agar lebih siap menghadapi dunia industri dan teknologi. Transmitter FM mini ini merupakan sebuah pemancar radio sederhana yang bekerja pada frekuensi sekitar 92 MHz, berada dalam rentang siaran radio FM komersial (88–108 MHz). Alat ini menggunakan satu transistor NPN sebagai osilator sekaligus penguat sinyal RF, dengan rangkaian LC yang terdiri dari kumparan L1 dan kapasitor C2 untuk menentukan frekuensi kerja. Sinyal audio berasal dari mikrofon kondensor, yang kemudian dimodulasikan ke gelombang FM dan dipancarkan melalui antena teleskopik. Transmitter ini menggunakan sumber daya dari baterai 9V dengan konsumsi arus sekitar 10–20 mA dan dilengkapi LED indikator untuk menunjukkan kondisi menyala. Dalam kondisi ideal di area terbuka, alat ini mampu menjangkau hingga 30–100 meter, sedangkan di dalam ruangan atau area dengan banyak penghalang, jangkauannya sekitar 10–30 meter. Alat ini dapat digunakan untuk latihan elektronika, percobaan modulasi FM, serta sebagai media komunikasi sederhana jarak dekat menggunakan radio FM sebagai penerima.

Referensi

Daftarsekolah. (2025). Profil & Data Sekolah SMKS TARUNA 2 PADANG, Kota Padang, Sumatera Barat. https://daftarsekolah.net/

Data-sekolah.zekolah. (2024). SMKS TARUNA 2 PADANG. https://data-sekolah.zekolah.id/sekolah/smks-taruna-2-padang-224754

Tasdik Darmana, T. K. (2017). PERANCANGAN RANGKAIAN PENGUAT DAYA DENGAN TRANSISTOR: Tasdik Darmana, Tony Koerniawan. Sutet, 7(2), 88–92.

Kemendasmen. (2025). Data Pokok Pendidikan (DAPODIK). https://dapo.dikdasmen.go.id/sekolah/3E8D2816C4A4C3EA2846

Widodo, R., & Musyahar, G. (2019). MODUL PEMANCAR FM DENGAN TRANSISTOR 2SC 2237 MODEL DARLINGTONE Studi Kasus: Modul Simulasi Pemancar FM di Laboratorium Multimedia SMK Muhammadiyah Doro. Cahaya Bagaskara: Jurnal Ilmiah Teknik Elektronika, 4(2).

Unduhan

Diterbitkan

2025-10-06

Cara Mengutip

Workshop Perakitan dan Pemanfaatan Pemancar Mini Radio FM sebagai Media Pembelajaran bagi Siswa SMK Taruna 2 Padang. (2025). JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L), 3(1), 21-27. https://doi.org/10.62671/jp3l.v3i1.83

Artikel Serupa

11-20 dari 51

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.