Pengembangan Produk Kerajinan Serabut Kelapa Sebagai Komoditas Ekonomi Kreatif Di Gampong Lamnga Aceh Besar
DOI:
https://doi.org/10.62671/jp3l.v3i2.107Kata Kunci:
serabut kelapa, kerajinan, ekonomi kreatif, pemberdayaan masyarakat, LamngaAbstrak
Serabut kelapa merupakan limbah pertanian yang melimpah di Gampong Lamnga, Aceh Besar, namun belum dimanfaatkan secara optimal sebagai produk bernilai ekonomi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengembangkan produk kerajinan berbahan serabut kelapa sebagai komoditas ekonomi kreatif untuk meningkatkan pendapatan dan keterampilan masyarakat. Topik ini dipilih karena tingginya ketersediaan bahan baku lokal serta peluang pasar produk ramah lingkungan. Metode pengabdian meliputi identifikasi potensi dan permasalahan, pelatihan teknik pengolahan serabut kelapa, pendampingan desain produk, serta pembinaan manajemen usaha dan pemasaran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah serabut kelapa menjadi berbagai produk kerajinan yang memiliki nilai jual, seperti keset dan hiasan rumah. Selain itu, terbentuk kesadaran masyarakat terhadap potensi ekonomi kreatif berbasis sumber daya lokal. Kegiatan ini penting sebagai upaya pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Referensi
Albashori, M. F., Wahyuning, S., & Nugroho, H. A. (2025). Digital Marketing Strategy and Consumer Behavior : A case study of E- Commerce Businesses. 2(3).
Guidelines, R., The, F. O. R., & Of, F. (n.d.). Economic and social impact of cultural and creative sectors Note for Italy G20 Presidency Culture Working Group Economic and social impact of cultural and creative sectors Note for Italy G20 Presidency Culture Working Group.
Kecil, U., Di, M., Industri, S., Dan, S., Program, M., Ilmu, S., Negara, A., Administrasi, D., Ilmu, F., Politik, I., & Airlangga, U. (2014). SEPATU WEDORO KABUPATEN SIDOARJO. 1–8.
Khan, S., & Eversole, R. (2024). Reproducing poverty through participation : examining the constraints of community development strategies in fostering empowerment and social change. 60(3), 548–566.
Makarim, S. A., Dewi, L. S., Perbankan, K. D., Tinggi, S., Ekonomi, I., Mubarokiyah, L., Tinggi, S., Ekonomi, I., & Mubarokiyah, L. (2025). PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA MELALUI EKONOMI KREATIF : STRATEGI PENGEMBANGAN EKONOMI PEDESAAN DI DESA SUKAGALIH , KECAMATAN. 02, 33–39.
Meiyanti, R., Annisa, R., Lhokseumawe, P. S., & Punteut, M. (2024). Application of Green Marketing on Revitalization of Coconut Coir into Eco- Friendly Products to Realize a Green Economy in Lhokseumawe City. 02(01), 108–115.
Ningtyas, K. R., Agassi, T. N., Gina, P., Jurusan, D., Jurusan, D., Pertanian, T., Negeri, P., Tanaman, B., Politeknik, P., & Lampung, N. (n.d.). Pemanfaatan limbah sabut kelapa sebagai produk unggulan lokal. 3(April 2022), 1–6.
Nugroho, A. D., Waluyati, L. R., Agrobisnis, P. S., Pertanian, F., & Mada, U. G. (2018). Upaya Memikat Generasi Muda Bekerja pada Sektor Pertanian di Daerah Istimewa Yogyakarta Efforts of Engage Youth Generation to Working on Agricultural Sector in Yogyakarta Province. 6(1).
Pada, A. T., Yahya, A. F., Isma, A., Malik, A. J., Paramita, A. J., Aras, R. A., Rezky, K., & Sucipto, R. (2022). Literasi Keuangan dan Pemasaran Digital untuk Membangun Ekonomi Desa Tangguh Berbasis Kewirausahaan. 22, 321–329.
Purnomo, R. A., Si, M., & Indonesia, P. P. (n.d.). Ekonomi Kreatif.
Shafi, M., Junrong, L., Yang, Y., & Jian, D. (2021). Factors Influencing the Consumer Acceptance of Innovation in Handicraft Products. https://doi.org/10.1177/21582440211061528
Wahyuni, S. (2025). Evaluating Innovation Factors ( Authenticity , Packaging , Product and Process ) in Traditional Indonesian Handicrafts : A Consumer-Centric Approach to Enhancing Market Competitiveness. 5, 355–370.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Rosmala Dewi, Siti Rusdiana, Andriani Lubis, Ichwana Ramli, Muhammad Haikal, M.Alfa Reza, Rafiqah Nabila Awalyani, Sufla Rukmana, Najah AlQanita

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.






