Pendampingan Kader Posyandu Lansia Dalam Penanganan Gizi Pada Masa Pandemi di Wilayah Kerja Puskesmas Samadua

Penulis

  • T Cut Lizam Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh, Indonesia
  • Heriyandi Heriyandi Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh, Indonesia
  • Hilma Yasni Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.62671/qz8jcj62

Kata Kunci:

Gizi bagi lansia, kader, Edukasi, Peningkatan Pengetahuan

Abstrak

Gizi sangat dibutuhkan bagi usia lanjut untuk mempertahankan kualitas hidupnya. Bagi lanjut usia yang mengalami gangguan gizi diperlukan untuk penyembuhan dan mencegah agar tidak terjadi komplikasi pada penyakit yang dideritanya.Gizi merupakan unsur penting bagi kesehatan tubuh dan gizi yang baik (Darmojo, 2011). Pemenuhan gizi pada usia lanjut sangat penting.Pada usia lanjut menunjukkan bahwaa supan energi pada usia lanjut sangat mempengaruhi ketahanan tubuh. Apabila seseorang berhasil mencapai usia lanjut, maka salah satu upaya utama adalah mempertahankan atau membawa status gizi yang bersangkutan pada kondisi optimum agar kualitas hidup yang bersangkutan lebih baik. Metode yang dilakukan berupa pemberian pretest, pemaparan materi dan post-test. Analisis nilai antara pretest dan post-test terdapat perbedaan signifikan (p<0,05). Kesimpulan kegiatan ini bahwa edukasi meningkatkan pengetahuan kader lansia tentang gizi.

Referensi

Allender, J.A., Rector, C., & Warner, K. D. (2010). Community Health Nursing: Promoting & Protecting the Public’s Health. Seventh Edition. Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkin.

Anderson, E. T., & McFarlane, J. M. (2000). Community as partner: Theory and Practice in Nursing. Philadelphia: Lippincott Williams & Wilkin.

Anderson, E. T., & McFarlane, J. M. (2011). Community as partner: Theory and Practice in Nursing. Philadelphia: Wolter Kluwer Health/ Lippincott Williams & Wilkin.

Almatsier, Sunita. (2004). Penuntun diet. PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta

Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Rieneka Cipta. Jkarta.

Ayranci, U. & N. Ozdag, N. (2006). Health of Elderly: Importance of Nursing and Family Medicine Care. The Internet Journal of Geriatrics and Gerontology. Vol. 3, No. 1

Departemen Kesehatan RI. (2011). Gambaran Kesehatan Lanjut Usia di Indonesia, Depkes RI. Jakarta.

Departemen Kesehatan RI (2013). Riskesdas Indonesia. Departemen Kesehatan RI. Jakarta

Dinas Kesehatan Aceh Selatan. (2013). Profil Kesehatan Aceh Selatan Tahun 2013. Tapaktuan: Dinas Kesehatan Aceh Selatan

Fatmah., 2010. Gizi Usia Lanjut. Jakarta: Erlangga. Fatmah., 2013. Masalah Gizi Usia Lanjut: Upaya Penelitian & Pengembangan. dalam Memanusiakan Lanjut Usia Penuaan Penduduk & Pembangunan di Indonesia . Yogyakarta: SurveyMeter

Maryam, S. Eka Fatma, M. Rosidawati, Jubaedi, A. Irwan, B. (2008). Mengenal Usia Lanjut dan Perawatannya. Salemba Medika. Jakarta.

Martono, H. (2011). Lanjut Usia dan Dampak Sistemik Dalam Siklus Kehidupan.

Kementerian Kesehatan RI., 2011. Direktorat Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak: Buku Pedoman Pelayanan Gizi Lanjut Usia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI

Kusirisin W, et al., 2006. Malnutritional status and quality of life of the elderly at out patient of primary care unit, department of family medicine. Department of Family Medicine, Chiang Mai University,Meung,Thailand

Lima, C.B.V., Moraes, F.L., Souza, L.A.C., 2012. Nutritional Status and Associated Factors in Institutionalized Elderly. Journal Nutritional Disorders Theraphy. Vol. 1 No. 2:1-5. Diakses dari http://dx.doi.org/10.417 2/2161-0509.1000

Unduhan

Diterbitkan

2024-07-26

Cara Mengutip

Pendampingan Kader Posyandu Lansia Dalam Penanganan Gizi Pada Masa Pandemi di Wilayah Kerja Puskesmas Samadua. (2024). JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L), 1(2), 53-57. https://doi.org/10.62671/qz8jcj62

Artikel Serupa

31-40 dari 42

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.