Pemberdayaan Masyarakat Gampong Tibang melalui Teknologi Pengolahan Tepung Biji Trembesi
DOI:
https://doi.org/10.62671/jp3l.v4i1.113Kata Kunci:
biji trembesi, tepung trembesi, kadar air, tanin, pemberdayaan masyarakatAbstrak
Biji trembesi (Samanea saman) merupakan biomassa lokal yang banyak dijumpai di Gampong Tibang dan kawasan sekitarnya, tetapi belum dimanfaatkan secara produktif oleh masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemanfaatan biji trembesi melalui penerapan teknologi pengolahan sederhana menjadi tepung, memperkuat keterampilan mitra dalam penanganan bahan, serta memperoleh karakteristik awal produk melalui pengujian kadar air dan tanin. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif dengan melibatkan aparatur gampong, kelompok mitra, tim pengabdi, dan mahasiswa KKN Tematik. Proses pengolahan meliputi pengumpulan dan sortasi, pencucian dan penjemuran, pengupasan cangkang, perebusan selama 30 menit, perendaman selama tiga hari disertai penggantian air, pengupasan kulit biji, pengeringan akhir, penyangraian dengan api kecil, dan penepungan menggunakan mesin grinder. Tepung trembesi yang dihasilkan memiliki kadar air awal 3,67%, sedangkan pengujian tanin pada sampel biji trembesi menunjukkan nilai 33,05 ppm sehingga dapat digunakan sebagai produk antara untuk pengembangan olahan pangan berikutnya. Kadar air tersebut menjadi indikator awal keberhasilan proses pengeringan, sementara hasil tanin memberikan informasi awal mengenai komponen antinutrisi yang perlu diperhatikan dalam standardisasi proses. Kegiatan ini menghasilkan alur pengolahan yang dapat dipraktikkan kembali oleh mitra dan mengubah biji trembesi yang sebelumnya belum dimanfaatkan menjadi produk tepung bernilai tambah. Pengembangan berikutnya diarahkan pada standardisasi kondisi proses, pengemasan, stabilitas penyimpanan, dan formulasi produk turunan.
Referensi
Amanda, Y. T., Marufi, I., & Moelyaningrum, A. D. (2019). Pemanfaatan Biji Trembesi (Samanea saman) Sebagai Koagulan Alami Untuk Menurunkan BOD, COD, TSS Dan Kekeruhan Pada Pengolahan Limbah Cair Tempe. Berkala Ilmiah Pertanian, 2(3), 92. https://doi.org/10.19184/bip.v2i3.16275
Anwar, A., Zainuddin, Djawad, M. I., & Aslamyah, S. (2023). Fermentation of rain tree (Samanea saman) seed meal using mixed microbes to improve its nutritional quality. Biodiversitas, 24(11), 5863–5872. https://doi.org/10.13057/biodiv/d241104
BPS Kota Banda Aceh. (2025). Kecamatan Syiah Kuala Dalam Angka 2025. In Badan Pusat Statistik Kota Banda Aceh. https://bandaacehkota.bps.go.id/publication.html
Brown, C., Amankwah, N. Y. A., Effah-Manu, L., Rockson, M. A. D., Mensah, E. O., & Agbenorhevi, J. K. (2025). Evaluation of rain tree (Samanea saman) pod flour characteristics and bread made from composite flours. Discover Food, 5(1). https://doi.org/10.1007/s44187-025-00505-4
Godrich, J., Rose, P., Muleya, M., & Gould, J. (2023). The effect of popping , soaking , boiling and roasting processes on antinutritional factors in chickpeas and red kidney beans. International Journal of Food Science and Technology, 58, 279–289. https://doi.org/10.1111/ijfs.16190
Haji, A., Teka, T. A., Yirga, T., Astatkie, T., Woldemichael, H., & Makiso, M. (2024). Effect of processing methods on the nutrient , antinutrient , functional , and antioxidant properties of pigeon pea ( Cajanus cajan ( L .) Millsp .) flour. Journal of Agriculture and Food Research, 18(August), 101493. https://doi.org/10.1016/j.jafr.2024.101493
Kinanti, U., Rahman, A., & Harahap, J. (2023). Koagulan Alami Pada Pengolahan Air Limbah Rumah Potong Hewan ( Rph ). 5(2), 63–71.
Lidder, P., Cattaneo, A., & Chaya, M. (2025). Innovation and technology for achieving resilient and inclusive rural transformation. Global Food Security, 44(December 2024), 100827. https://doi.org/10.1016/j.gfs.2025.100827
Mulyono, A. B., Guswantoro, N. A., Melati, A. A. T., Herawati, S., & Sulistyaningsih, E. (2023). Penerapan Teknologi Tepat Guna Mesin Pemipih Emping untuk Meningkatkan. Jurnal Abdimas Madani Dan Lestari (JAMALI), 05(01), 1–7.
Ndibalema, L. R., Alavaisha, E., Kalonga, J., Manoko, M. L. K., & Joseph, C. O. (2026). Review of Processing Anti‐Nutritional Factors Reduction and Nutrient Bioavailability in Selected Legumes. Legume Science, 8(e70097), 1–12. https://doi.org/https://doi.org/10.1002/leg3.70097
Nurul, K. R., Cahyono, R. N., & Raharjo, T. J. (2015). Identifikasi Asam Amino Fraksi pI 5 dan pI 6 Protein Biji Trembesi (Samanea saman) dengan Ekstraksi Asam Serta Studi Potensinya Sebagai Protein Fortifikasi. Universitas Gadjah Mada.
Pandey, A. K., Thakur, S., Mehra, R., Kaler, R. S. S., Paul, M., & Kumar, A. (2025). Transforming Agri-food waste: Innovative pathways toward a zero-waste circular economy. Food Chemistry: X, 28(May), 102604. https://doi.org/10.1016/j.fochx.2025.102604
Putri, W. O., Rustanti, I., & Marlik. (2020). Pemanfaatan Ekstrak Biji Trembesi (Samanea Saman) sebagai Koagulan dalam Menurunkan Kandungan Padatan Tersuspensi, dan Zat Organik Air Buangan Produksi Tahu. Jurnal Envirotek, 12(2), 38–43. https://envirotek.upnjatim.ac.id/index.php/envirotek/article/view/58?utm_source=chatgpt.com
Salem, G. E. M., Fikry, M., Ngiwngam, K., Pripdeevech, P., & Tongdeesoontorn, W. (2026). Enhancing the recovery of bioactive compounds from rain tree ( Samanea saman ) seeds through optimized ultrasound ‑ assisted extraction and response surface methodology. Journal of the Saudi Society of Agricultural Sciences, 25(43), 1–21.
Yanfika, H., Effendi, I., Sumaryo, & Ansari, A. (2024). The role of agricultural extension services on supporting circular bioeconomy in Indonesia. Frontiers in Sustainable Food Systems, 8(July), 1–6. https://doi.org/10.3389/fsufs.2024.1428069
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Dewi Sri Jayanti, Cut Nilda, Teuku Ferijal, Nova Suryani , Raida Agustina, Muhammad Yasar, Devianti

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.







