Pemberdayaan Masyarakat Gampong Tibang melalui Teknologi Pengolahan Tepung Biji Trembesi

Penulis

  • Dewi Sri Jayanti Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Indonesia
  • Cut Nilda Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala, Indonesia
  • Teuku Ferijal Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala
  • Nova Suryani Program Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Syiah Kuala, Indonesia
  • Raida Agustina Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala
  • Muhammad Yasar Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala
  • Devianti Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.62671/jp3l.v4i1.113

Kata Kunci:

biji trembesi, tepung trembesi, kadar air, tanin, pemberdayaan masyarakat

Abstrak

Biji trembesi (Samanea saman) merupakan biomassa lokal yang banyak dijumpai di Gampong Tibang dan kawasan sekitarnya, tetapi belum dimanfaatkan secara produktif oleh masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemanfaatan biji trembesi melalui penerapan teknologi pengolahan sederhana menjadi tepung, memperkuat keterampilan mitra dalam penanganan bahan, serta memperoleh karakteristik awal produk melalui pengujian kadar air dan tanin. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif dengan melibatkan aparatur gampong, kelompok mitra, tim pengabdi, dan mahasiswa KKN Tematik. Proses pengolahan meliputi pengumpulan dan sortasi, pencucian dan penjemuran, pengupasan cangkang, perebusan selama 30 menit, perendaman selama tiga hari disertai penggantian air, pengupasan kulit biji, pengeringan akhir, penyangraian dengan api kecil, dan penepungan menggunakan mesin grinder. Tepung trembesi yang dihasilkan memiliki kadar air awal 3,67%, sedangkan pengujian tanin pada sampel biji trembesi menunjukkan nilai 33,05 ppm sehingga dapat digunakan sebagai produk antara untuk pengembangan olahan pangan berikutnya. Kadar air tersebut menjadi indikator awal keberhasilan proses pengeringan, sementara hasil tanin memberikan informasi awal mengenai komponen antinutrisi yang perlu diperhatikan dalam standardisasi proses. Kegiatan ini menghasilkan alur pengolahan yang dapat dipraktikkan kembali oleh mitra dan mengubah biji trembesi yang sebelumnya belum dimanfaatkan menjadi produk tepung bernilai tambah. Pengembangan berikutnya diarahkan pada standardisasi kondisi proses, pengemasan, stabilitas penyimpanan, dan formulasi produk turunan.

Referensi

Amanda, Y. T., Marufi, I., & Moelyaningrum, A. D. (2019). Pemanfaatan Biji Trembesi (Samanea saman) Sebagai Koagulan Alami Untuk Menurunkan BOD, COD, TSS Dan Kekeruhan Pada Pengolahan Limbah Cair Tempe. Berkala Ilmiah Pertanian, 2(3), 92. https://doi.org/10.19184/bip.v2i3.16275

Anwar, A., Zainuddin, Djawad, M. I., & Aslamyah, S. (2023). Fermentation of rain tree (Samanea saman) seed meal using mixed microbes to improve its nutritional quality. Biodiversitas, 24(11), 5863–5872. https://doi.org/10.13057/biodiv/d241104

BPS Kota Banda Aceh. (2025). Kecamatan Syiah Kuala Dalam Angka 2025. In Badan Pusat Statistik Kota Banda Aceh. https://bandaacehkota.bps.go.id/publication.html

Brown, C., Amankwah, N. Y. A., Effah-Manu, L., Rockson, M. A. D., Mensah, E. O., & Agbenorhevi, J. K. (2025). Evaluation of rain tree (Samanea saman) pod flour characteristics and bread made from composite flours. Discover Food, 5(1). https://doi.org/10.1007/s44187-025-00505-4

Godrich, J., Rose, P., Muleya, M., & Gould, J. (2023). The effect of popping , soaking , boiling and roasting processes on antinutritional factors in chickpeas and red kidney beans. International Journal of Food Science and Technology, 58, 279–289. https://doi.org/10.1111/ijfs.16190

Haji, A., Teka, T. A., Yirga, T., Astatkie, T., Woldemichael, H., & Makiso, M. (2024). Effect of processing methods on the nutrient , antinutrient , functional , and antioxidant properties of pigeon pea ( Cajanus cajan ( L .) Millsp .) flour. Journal of Agriculture and Food Research, 18(August), 101493. https://doi.org/10.1016/j.jafr.2024.101493

Kinanti, U., Rahman, A., & Harahap, J. (2023). Koagulan Alami Pada Pengolahan Air Limbah Rumah Potong Hewan ( Rph ). 5(2), 63–71.

Lidder, P., Cattaneo, A., & Chaya, M. (2025). Innovation and technology for achieving resilient and inclusive rural transformation. Global Food Security, 44(December 2024), 100827. https://doi.org/10.1016/j.gfs.2025.100827

Mulyono, A. B., Guswantoro, N. A., Melati, A. A. T., Herawati, S., & Sulistyaningsih, E. (2023). Penerapan Teknologi Tepat Guna Mesin Pemipih Emping untuk Meningkatkan. Jurnal Abdimas Madani Dan Lestari (JAMALI), 05(01), 1–7.

Ndibalema, L. R., Alavaisha, E., Kalonga, J., Manoko, M. L. K., & Joseph, C. O. (2026). Review of Processing Anti‐Nutritional Factors Reduction and Nutrient Bioavailability in Selected Legumes. Legume Science, 8(e70097), 1–12. https://doi.org/https://doi.org/10.1002/leg3.70097

Nurul, K. R., Cahyono, R. N., & Raharjo, T. J. (2015). Identifikasi Asam Amino Fraksi pI 5 dan pI 6 Protein Biji Trembesi (Samanea saman) dengan Ekstraksi Asam Serta Studi Potensinya Sebagai Protein Fortifikasi. Universitas Gadjah Mada.

Pandey, A. K., Thakur, S., Mehra, R., Kaler, R. S. S., Paul, M., & Kumar, A. (2025). Transforming Agri-food waste: Innovative pathways toward a zero-waste circular economy. Food Chemistry: X, 28(May), 102604. https://doi.org/10.1016/j.fochx.2025.102604

Putri, W. O., Rustanti, I., & Marlik. (2020). Pemanfaatan Ekstrak Biji Trembesi (Samanea Saman) sebagai Koagulan dalam Menurunkan Kandungan Padatan Tersuspensi, dan Zat Organik Air Buangan Produksi Tahu. Jurnal Envirotek, 12(2), 38–43. https://envirotek.upnjatim.ac.id/index.php/envirotek/article/view/58?utm_source=chatgpt.com

Salem, G. E. M., Fikry, M., Ngiwngam, K., Pripdeevech, P., & Tongdeesoontorn, W. (2026). Enhancing the recovery of bioactive compounds from rain tree ( Samanea saman ) seeds through optimized ultrasound ‑ assisted extraction and response surface methodology. Journal of the Saudi Society of Agricultural Sciences, 25(43), 1–21.

Yanfika, H., Effendi, I., Sumaryo, & Ansari, A. (2024). The role of agricultural extension services on supporting circular bioeconomy in Indonesia. Frontiers in Sustainable Food Systems, 8(July), 1–6. https://doi.org/10.3389/fsufs.2024.1428069

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-18

Cara Mengutip

Pemberdayaan Masyarakat Gampong Tibang melalui Teknologi Pengolahan Tepung Biji Trembesi. (2026). JURNAL PENGABDIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (JP3L), 4(1), 36-44. https://doi.org/10.62671/jp3l.v4i1.113

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >> 

Artikel Serupa

21-30 dari 46

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.