Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Mesin Kompos Kepada Petani di Kecamatan Seulimum, Kabupaten Aceh Besar
DOI:
https://doi.org/10.62671/jp3l.v2i2.77Kata Kunci:
mesin kompos, alat pencacah, limbah organikAbstrak
Pelatihan pemanfaatan teknologi mesin kompos dan pengolahan limbah organik telah sukses diselenggarakan di Kecamatan Seulimum, Kabupaten Aceh Besar. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat tani melalui pendekatan edukatif dan praktis dalam bidang pertanian berkelanjutan. Tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas petani dalam memproduksi pupuk organik secara mandiri dengan memanfaatkan limbah organik lokal, seperti sisa dapur, dedaunan, dan kotoran ternak. Dengan adanya pelatihan ini, para peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoritis mengenai prinsip dasar pengomposan, tetapi juga keterampilan teknis dalam mengoperasikan mesin pencacah kompos dan memahami tahapan pengolahan hingga menghasilkan pupuk matang yang siap digunakan. Selain mendukung peningkatan produktivitas hasil pertanian, penggunaan pupuk kompos ini turut berkontribusi terhadap efisiensi biaya produksi, karena mampu mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia yang mahal dan tidak ramah lingkungan. Dari sisi lingkungan, praktik pengomposan ini menjadi solusi dalam mengelola limbah organik agar tidak mencemari tanah dan air. Meskipun demikian, pelaksanaan pelatihan ini juga mengungkap sejumlah tantangan, seperti keterbatasan alat produksi dan perlunya pendampingan lanjutan. Artikel ini membahas capaian kegiatan pelatihan, kendala adopsi teknologi di lapangan, serta potensi keberlanjutan program pelatihan di tingkat komunitas secara jangka panjang.
Referensi
Bahtiar, Y. (2024). Pertanian Ramah Lingkungan Melalui Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Dari Limbah Dapur. https://doi.org/10.47776/praxis.v2i3.832
Dharmawibawa, I., & Karmana, W. (2022). Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos Limbah Peternakan dan Perkebunan bagi Masyarakat Dusun Selelos Kabupaten Lombok Utara. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. https://doi.org/10.36312/njpm.v2i2.64.
Fadli, A., Kuswara, R. D., Gazali, Z., Jannah, S. W., Maya, M., Listari, N., Andriani, R., & Harianto, S. (2024). Program Pendampingan Masyarakat Tani Melalui Pembuatan Pupuk Kompos Padat Dari Limbah Kotoran Sapi Dengan Metoda Fermentasi Menggunakan EM4 di Paok Lombok Kabupaten Lombok Timur NusaTenggara Barat. Jurnal Pengabdian Masyarakat. https://doi.org/10.62588/ahjpm.2024.v2i2.0170.
Fadli, R., Murni, S., & Yulizar, M. (2024). Pemanfaatan Limbah Organik Rumah Tangga dalam Produksi Kompos. Jurnal Inovasi Pertanian Berkelanjutan, 10(1), 45-53.
Fitria, I., Arief, H., & Fitri, L. Y. (2023). Pemanfaatan limbah organik sebagai kompos padat menggunakan dekomposer M21. Agrium: Jurnal Ilmu Pertanian, 20(2), 45–55. https://ojs.unimal.ac.id/agrium/article/view/14009/5708
Nisa, N., Yusniar, Y., & Saputri, S. (2024). Training on making water hyacinth compost in West Aceh. Rocewisdom: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 88–95. https://media.neliti.com/media/publications/586465-training-on-making-water-hyacinth-compos-89f9fa32.pdf
Pasopati, M. (2023). Inovasi pupuk kompos padat dan cair melalui pelatihan petani di Klaten. Jurnal Pasopati: Pengabdian Masyarakat Universitas Diponegoro, 4(2), 115–122. https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/pasopati/article/view/20923
Pujiati, P., Dewi, N. K., & Setiawan, D. (2022). Training and Assistance in Production of Industrial-Scale Bioslurry Compost Fertilizer to Overcome Fertilizer Scarcity in Puntukdoro Village, Plaosan, Magetan. 6(1), 93–106. https://doi.org/10.29062/engagement.v6i1.954.
Radio Republik Indonesia. (2021, November 5). Petani Kaway XVI Aceh Barat beralih ke pupuk organik. RRI Meulaboh. https://rri.co.id/meulaboh/daerah/1219349/petani-kaway-xvi-aceh-barat-beralih-pupuk-organik
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Mustaqimah, Diswandi Nurba, Muhammad Yasar, Ramayanty Bulan, Devianti, Fachruddin Fachruddin, Andi Yusra

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





